PERSPEKTIF PSIKOLOGI HUKUM DALAM UPAYA PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN REVENGE PORN

Arfa Shafiyatul Amalah, Arfa Shafiyatul Amalah (2025) PERSPEKTIF PSIKOLOGI HUKUM DALAM UPAYA PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN REVENGE PORN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB 1.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB 2.pdf

Download (96kB) | Preview
[img] Text
I. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB)
[img] Text
J. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[img] Text
K. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (64kB)
[img]
Preview
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (117kB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memunculkan berbagai bentuk kejahatan digital, salah satunya revenge porn, yaitu penyebaran konten intim tanpa izin sebagai bentuk balas dendam, biasanya dilakukan oleh mantan pasangan. Fenomena ini menimbulkan dampak serius, khususnya terhadap kesehatan mental perempuan sebagai kelompok yang paling rentan, sementara perlindungan hukum yang tersedia belum sepenuhnya memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi korban revenge porn di Indonesia serta mengkaji dinamika hubungan pelaku dan korban melalui perspektif psikologi hukum. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif serta studi pustaka. Data diperoleh dari sumber hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi seperti UU TPKS, UU ITE, dan UU Pornografi telah mengatur larangan penyebaran konten intim, implementasi perlindungan bagi korban masih belum efektif. Korban sering menghadapi victim blaming, tekanan sosial, serta trauma psikologis, sementara upaya pemulihan yang menyeluruh belum tersedia. Peneliti menegaskan bahwa perlindungan hukum masih cenderung retributif terhadap pelaku. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan aspek hukum, psikologi, dan gender melalui penerapan keadilan restoratif, restitusi, serta rehabilitasi psikososial demi perlindungan yang lebih efektif dan manusiawi bagi korban revenge porn. Kata Kunci: Perlindungan hukum, Revenge porn, dan Psikologi hukum

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:30
Last Modified: 10 Feb 2026 07:30
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82234

Actions (login required)

View Item View Item