PERBANDINGAN GABUNGAN TINDAK PIDANA DALAM PERSPEKTIF SANKSI PADA HUKUM PIDANA POSITIF INDONESIA DAN HUKUM PIDANA ISLAM

Cindy Permanik, Cindy Permanik (2020) PERBANDINGAN GABUNGAN TINDAK PIDANA DALAM PERSPEKTIF SANKSI PADA HUKUM PIDANA POSITIF INDONESIA DAN HUKUM PIDANA ISLAM. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB 1.pdf

Download (221kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB 2.pdf

Download (346kB) | Preview
[img] Text
I. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[img] Text
J. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (364kB)
[img] Text
K. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (108kB)
[img]
Preview
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (124kB) | Preview

Abstract

Sumber utama Hukum Pidana Indonesia adalah hukum yang tertulis dalam peraturan Hukum Pidana Positif di Indonesia yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam kejahatan yang terjadi di masyarakat, banyak sekali ditemukan kasus kejahatan yang merupakan gabungan tindak pidana yang pengaturannya terdapat dalam KUHP. Islam tidak mengenal istilah gabungan tindak pidana secara spesifik namun Islam memberi pengertian terhadap ini yang disebut dengan Ta’addud al-Jaraim. Terhadap hal ini peneliti tertarik mengkaji bagaimana Hukum Pidana Positif di Indonesia dan Hukum Pidana Islam mengatur sanksi terhadap gabungan dalam melakukan tindak pidana, bagaimana Hukum Pidana Positif Indonesia dan Hukum Pidana Islam menerapkan sanksi terhadap gabungan dalam melakukan tindak pidana, apakah perbedaan dan persamaan pengaturan dan penerapan sanksi terhadap gabungan melakukan tindak pidana dalam Hukum Pidana Positif Indonesia dan Hukum Pidana Islam. Penelitian ini dikaji dengan metode penelitian yang bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif dan dapat dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu dalam penelitian ini berdasarkan kasus yang peneliti analisis bahwa kedudukan Hukum Pidana Islam dalam Hukum Pidana Positif Indonesia tidak mutlak diterapkan di Indonesia, tetapi Hukum Pidana Islam merupakan bahan baku dari Hukum Pidana Nasional apabila dikaji menurut hukum positif Indonesia dan hukum pidana Islam, hukum pidana positif di Indonesia dan hukum pidana Islam mengatur syarat, jenis atau bentuk sanksi gabungan tindak pidana. Dalam hal penerapan sanksi terhadap gabungan tindak pidana pada hukum pidana positif ditentukan berdasarkan jenis atau bentuk dari gabungan tindak pidana mengingat setiap bentuk gabungan tindak pidana memiliki penerapan stelsel sanksi masing-masing, sedangkan pada Hukum Pidana Islam dalam hal penerapan sanksi gabungan tindak pidana maupun dasar logika dari penentuan sanksi yang akan diberikan terjadi ikhtilaf (perbedaan) di kalangan para ulama. Pengaturan dan penerapan sanksi terhadap gabungan dalam melakukan tindak pidana menurut Hukum Pidana Positif Indonesia dan Hukum Pidana Islam memiliki beberapa persamaan, bahwa keduanya sama-sama memberikan syarat, jenis atau bentuk mengenai terpenuhinya gabungan tindak pidana dan memiliki perbedaan di dalam cara penerapannya. Kata Kunci: Perbandingan, Gabungan Tindak Pidana, Islam

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2020
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 22 Jan 2026 03:28
Last Modified: 22 Jan 2026 03:28
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82101

Actions (login required)

View Item View Item