Alifiya Nisya Chantika, 220010020, Chantika, Alifiya Nisya 220010020 (2025) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP ANEMIA DEFISIENSI BESI DI SMA 1 PASUNDAN KOTA BANDUNG TAHUN PELAJARAN 2025/2026. Skripsi(S1) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
220010020_Alifiya Nisya Chantika_Cover.pdf Download (158kB) | Preview |
|
|
Text
Alifiya Nisya Chantika (220010020)_Abstrak.pdf Download (235kB) |
||
|
Text
220010020_Alifiya Nisya Chantika_BAB I.pdf Download (156kB) | Preview |
|
|
Text
220010020_Alifiya Nisya Chantika_BAB II.pdf Download (534kB) | Preview |
|
|
Text
220020020_ Alifiya Nisya Chantika_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
||
|
Text
Alifiya Nisya Chantika (220010020)_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (315kB) |
||
|
Text
220010020_Alifiya Nisya Chantika_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (108kB) |
||
|
Text
220010020_ Alifiya Nisya Chantika_Daftar Pustaka.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
hasil-plagiarisme-FINAL KTI_ Alifiya Nisya Chantika (220010020).pdf Download (6MB) | Preview |
|
|
Text
220010020_Alifiya Nisya Chantika_Lembar pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (194kB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan masalah gizi utama yang banyak dialami remaja putri akibat peningkatan kebutuhan zat besi saat menstruasi dan pola makan yang tidak seimbang. Kondisi ini berdampak pada kesehatan, prestasi belajar, dan produktivitas. Pencegahan ADB sangat bergantung pada pengetahuan dan perilaku remaja dalam menjaga asupan zat besi serta kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD). Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku remaja putri di SMA 1 Pasundan Bandung mengenai ADB. Metode: Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan desain Sequential Explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner pada 74 siswi kelas X dan XI yang dipilih dengan simple random sampling. Variabel yang diukur meliputi tingkat pengetahuan dan perilaku tentang ADB. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru untuk menggali persepsi terkait kejadian anemia dan upaya pencegahan di sekolah. Analisis data kuantitatif menggunakan univariat, sedangkan kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Sebagian besar siswi memiliki tingkat pengetahuan tinggi (97,3%) dan perilaku baik dalam pencegahan anemia (86,5%). Wawancara menunjukkan gejala anemia seperti pusing dan lemah masih sering dijumpai, serta pentingnya peran sekolah dan tenaga kesehatan dalam pemberian TTD dan edukasi. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan yang tinggi menunjukkan akses informasi dari media sosial, sekolah, dan tenaga kesehatan berpengaruh positif terhadap pemahaman ADB. Namun, perilaku kurang tepat seperti konsumsi teh/kopi masih ditemukan. Diperlukan edukasi gizi berkelanjutan, pengawasan TTD, dan kolaborasi lintas sektor untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri. Kata kunci: Anemia defisiensi besi, pengetahuan, perilaku, remaja putri
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Iron deficiency anemia, knowledge, behavior, adolescent girls |
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Sarjana Kedokteran 2025 |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan FK |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 04:26 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 04:26 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/81910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
