Nur Nazila Fajriani Palembang, Palembang Nur Nazila Fajriani (2024) Korelasi Persentase Hematokrit dan Jumlah Trombosit dengan Tingkat Keparahan Pasien Dewasa Demam Berdarah Dengue di RSUD Cibabat Kota Cimahi Tahun 2022. Skripsi(S1) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Cover.pdf Download (19kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (46kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (207kB) | Preview |
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (88kB) |
||
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
||
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (42kB) |
||
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (118kB) |
||
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (309kB) | Preview |
|
|
Text
Turnitin.pdf Download (64kB) | Preview |
Abstract
Latar belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (DENV-1, DENV-2, DENV-3 dan DENV-4) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Angka kejadian kasus DBD di Indonesia diketahui masih cenderung tinggi, yakni sebanyak 143.266 kasus dengan 1.237 kematian pada tahun 2022. Parameter laboratorium yang penting dalam menentukan tingkat keparahan DBD antara lain persentase hematokrit dan jumlah trombosit. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis korelasi antara persentase hematokrit dan jumlah trombosit dengan tingkat keparahan pasien dewasa demam berdarah dengue di RSUD Cibabat Kota Cimahi tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif metode observasional deskriptif analitik dengan desain Cross-sectional. Analisis data menggunakan uji Spearman. Data penelitian yang mencakup diagnosis pasien dan hasil laboratorium diambil dari data rekam medis pasien rawat inap dan rawat jalan di RSUD Cibabat Kota Cimahi dengan jumlah sampel sebanyak 102 pasien. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keparahan yang paling banyak diderita pasien adalah DBD derajat I. Hasil menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara hematokrit (p=0,000; r=0,387) dan trombosit (p=0,000; r=-0,788) dengan tingkat keparahan DBD. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan persentase hematokrit dan penurunan jumlah trombosit meningkatkan keparahan pasien dewasa yang didiagnosis DBD di RSUD Cibabat Kota Cimahi. Kata kunci: dengue; hematokrit; trombosit
Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | dengue; hematokrit; trombosit |
Subjects: | S1-Skripsi |
Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Sarjana Kedokteran 2024 |
Depositing User: | Mr Perpustakaan FK |
Date Deposited: | 07 Feb 2024 04:34 |
Last Modified: | 07 Feb 2024 04:34 |
URI: | http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/67823 |
Actions (login required)
View Item |