RANCANGAN PERBAIKAN PROSES PADA ROASTING BIJI KOPI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS: BRUDER COFFEE ROASTERY)

KHOERUL, ROCHMAN and Putry Mety Zalynda, DS (2023) RANCANGAN PERBAIKAN PROSES PADA ROASTING BIJI KOPI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS: BRUDER COFFEE ROASTERY). Skripsi(S1) thesis, Fakultas Teknik Unpas.

[img]
Preview
Text
KhoerulRochman_183010153_TI.pdf

Download (475kB) | Preview
Official URL: http:/www.teknik.unpas.ac.id

Abstract

ABSTRAK Kualitas merupakan faktor penentu kelangsungan hidup pengusaha yang tidak dapat diabaikan. Kualitas menjadi penting dalam memilih produk selain faktor harga yang bersaing. Peningkatan kualitas perluidilakukanountukomengurangi tingkat produk rusak dan penyebab produkorusakosehinggaodapatodirancangotindakanopencegahanoserta perbaik untuk meningkatkanokualitasoproduk, meningkatkan efisiensi perusahaan danpmengurangipproduk rusakpyangpdihasilkanpperusahaan. Bruder Coffee Roasters merupakan sebuah usaha coffee shop yang bergerak dalam bidang pengolahan biji kopi, untuk meningkatkan kualitas dari jenis biji kopi yang mereka produksi yang terdapat beberapa masalah pada mesin roasting. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlunya suatu metode yang tepat agar dapat mengetahui akar dari penyebab kegagalan produk pada perusahaan ini. Metode yang dapat digunakan adalah metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) sebagai metode yang menghitung nilai RPN (Risk Priority Number). Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji rancangan perbaikan kualitas yang baik dengan mendesain rancangan hingga melakukan penerapan rancangan perbaikan yang telah dibuat agar dapat menurunkan produk reject kedepannya. Hasil dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab kegagalan pada proses roasting yaitu posisi drum miring dan panas tidak merata. Rancangan perbaikan yang dilakukan yaitu dengan mengubah material drum dari bahan stainless menjadi cast iron untuk mengatasi kegagalan posisi drum miring dan mengubah tungku burner dari tungku bulat menjadi tungku 4 row untuk mengatasi kegagalan panas tidak merata. Setelah dilakukan penerapan perbaikan, persentase produk reject pada grade medium roast menurun dari 16,3% menjadi 10,3%. Dengan menurunya produk reject pada grade medium roast tersebut akan seiringan dengan menurunnya produk reject pada grade medium-dark roast. Kata kunci : Kualitas, Perbaikan, Roasting, FMEA

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri 2023
Depositing User: Ms sri -
Date Deposited: 14 Apr 2023 02:17
Last Modified: 14 Apr 2023 02:17
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/63301

Actions (login required)

View Item View Item