PERSPEKTIF HUKUM PERBANKAN DALAM UPAYA PENYELESAIAN KERUGIAN NASABAH ATAS PENYALAHGUNAAN KEADAAN OLEH PT BANK BTPN TBK DALAM PROSES PELELANGAN JAMINAN

Mukhlash Bakhtiar Azizi, 181000024 (2022) PERSPEKTIF HUKUM PERBANKAN DALAM UPAYA PENYELESAIAN KERUGIAN NASABAH ATAS PENYALAHGUNAAN KEADAAN OLEH PT BANK BTPN TBK DALAM PROSES PELELANGAN JAMINAN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img] Text
LAPORAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perkara Nomor 3/Pdt.G/2021/PN Grt, dimana Penggugat sebagai debitut merupakan seseorang yang memiliki kewajiban dengan meminjam fasilitas kredit sebesar Rp. 1.400.000.000,00 (satu miliar empat ratus juta rupiah), dengan jaminan SHM. Pada tahun 2014 penggugat mengalami kesulitan sehingga terjadi gagal bayar, sehingga penggugat mengajukan keringanan dalam melakukan pembayaran, namun tidak ditanggapi oleh tergugat, penggugat berusaha untuk menyewakan obyek tersebut dapat melunasi hutangnya kepada tergugat, namun ternyata tergugat melelang obyek tersebut dibawah harga limit. Berdasarkan hal tersebut penulis menemukan tiga permasalahan, yaitu : 1) Bagaimana pengaturan harga limit pelelangan objek jaminan kredit perbankan ? 2) Bagaimana akibat hukum penyalahgunaan keadaan dilakukan terhadap nasabah dalam proses pelelangan objek kredit perbankan dihubungkan dengan perspektif hukum perbankan ? dan 3) Bagaimana penyelesaian kerugian nasabah akibat penyalahgunaan keadaan oleh Bank BTPN dikaitkan dengan pelelangan objek jaminan kredit ? Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, dan kemudian dianalisis berdasarkan fakta-fakta berupa data sekunder maupun data primer, dengan dianalisis dengan menggunakan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu metode yang memperoleh sumber data sekunder yaitu penelitian yang menekankan pada ilmu hukum (teori-teori, asas-asas, norma-norma, pasal-pasal di dalam undang-undang). Kesimpulan sementara ini kami dapatkan dari penelitian ini adalah Pengaturan mengenai harga limit lelang diatur dalam dalam Pasal 20 ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah, Pasal 44 Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 27/PMK.06/2016 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, dan Pasal 45 Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 27/PMK.06/2016 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang dimana peraturan tersebut telah dilanggar oleh PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional tbk (BTPN). Akibat hukum dari penyalahgunaan keadaan yang dilakukan oleh PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional tbk (BTPN) yang menolak permohonan restrukturisasi kredit dimana hal tersebut telah menyebabkan PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional tbk (BTPN) telah melakukan PMH sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata yang mengakibatkan kerugian bagi nasabah. Upaya penyelesaian kerugian yang dialami oleh nasabah adalah restrukturisasi kredit. Pasal 53 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia Nomor 40/POJK.03/2019 Tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum. Kata Kunci : Penyalahgunaan Keadaan, Bank, dan Nasabah.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2022
Depositing User: Mr Hadiana -
Date Deposited: 18 Nov 2022 07:14
Last Modified: 18 Nov 2022 07:14
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/61569

Actions (login required)

View Item View Item