IMPLIKASI KRIMINOLOGIS LABELING TERHADAP MANTAN NARAPIDANA NARKOTIKA DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 1995 TENTANG PEMASYARAKATAN

Ragil An-nurul Nopiandri, 181000442 (2022) IMPLIKASI KRIMINOLOGIS LABELING TERHADAP MANTAN NARAPIDANA NARKOTIKA DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 1995 TENTANG PEMASYARAKATAN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
1 COVER.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7 BAB 1.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8 BAB 2.pdf

Download (251kB) | Preview
[img] Text
9 BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (334kB)
[img] Text
10 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (340kB)
[img] Text
11 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (148kB)
[img]
Preview
Text
12 DAFUS.pdf

Download (185kB) | Preview

Abstract

Mantan Narapidana Narkotika bukan Narapidana Narkotika. Dalam hal ini Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan telah mengatur dengan jelas bahwa sistem pembinaan narapidana berkaitan dengan arah dan batas serta cara pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan berdasarkan Pancasila yang dilaksanakan secara terpadu antara pembina, yang dibina, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas Warga Binaan Pemasyarakatan supaya menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh masyarakat sekitar, dapat aktif berperan dalam pembangunan, dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab. Dalam penelitian ini, DAR dan MA menjadi obyek penelitian yang merupakan narapidana residivis narkotika yang pada dasarnya mereka sempat bebas dan keluar dari Rutan yang masih terlabeling pada dasarnya di Rutan Kelas IA Bandung. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif-analitis yang mana dalam hal ini mendeskripsikan data yang diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara, dokumen, dan catatan lapangan serta melakukan deskripsi terhadap hasil penelitian dengan data yang selengkap-lengkapnya. Dalam penelitian ini dilakukan wawancara langsung dengan 2 narapidana residivis narkotika yaitu DAR dan MA. Dengan metode pendekatan yuridisnormatif yaitu penelitian terhadap berbagai bahan pustaka, sehingga pengumpulan dan penemuan data serta informasi melalui studi data kepustakaan yang didukung oleh penelitian lapangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif, yaitu data yang diperoleh dan di inventarisasi, dikaji dan diteliti secara sistematis. Labeling terhadap Mantan Narapidana Narkotika dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dalam hal ini yaitu pemulihan kembali hak-hak dan kebebasannya digunakan supaya mantan narapidana setelah menjalani hukuman dapat berperan aktif dalam pembangunan, hidup secara wajar sebagai warga negara yang baik serta bertanggung jawab, terdapat tujuan dari pemasyarakatan sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Dari hasil wawancara dengan DAR dan MA memang masih terdapat sebagian masyarakat yang mengintimidasi mereka baik itu melalui sebuah penghinaan yang dilontarkan melalui perkataan dan merasakan adanya rasa waspada dari masyarakat terhadap mereka. Sehingga akibat dari labeling ini dapat mempengaruhi seseorang yang diberi label/cap, sehingga dalam hal ini bisa menjadi suatu faktor penghalang dalam mewujudkan tujuan pembinaan dan reintegrasi sosial antara narapidana dan masyarakat. Kata Kunci : Mantan Narapidana Narkotika, Labeling, Pembinaan

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2022
Depositing User: Mr Hadiana -
Date Deposited: 05 Aug 2022 07:03
Last Modified: 05 Aug 2022 07:03
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/58278

Actions (login required)

View Item View Item