PENERAPAN SANKSI PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA

Diana Farida Chandrawati, 181000251 (2022) PENERAPAN SANKSI PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
F. BAB I.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB 2.pdf

Download (199kB) | Preview
[img] Text
H. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (65kB)
[img] Text
I. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB)
[img] Text
J. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[img]
Preview
Text
K. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (160kB) | Preview

Abstract

Tindak pidana korupsi di masa pandemi Covid-19 banyak sekali terjadi yang menjadi bukti nyata bahwa pandemi Covid-19 dapat menjadi pendorong seseorang melakukan kejahatan yang membuat masyarakat menginginkan agar para pelaku tindak pidana korupsi di masa pandemi Covid-19 dijatuhi hukuman mati karena berdampak pada kehidupan masyarakat maupun negara. Dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai pengaturan sanksi pidana mati dalam tindak pidana korupsi, penerapan sanksi pidana mati dalam kasus tindak pidana korupsi dalam masa pandemi Covid19 dan upaya apa saja yang dapat dilakukan dalam pemberian efek jera kepada para pelaku tindak pidana korupsi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Penelitian ini menggunakan spesifikasi deskriptif analitis yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis mengenai peraturan perundang-undangan, efektivitas hukuman mati bagi koruptor untuk memberikan efek jera kepada para pelaku tindak pidana korupsi. Berdasarkan penelitian ini diperoleh bahwa penerapan sanksi pidana mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi di masa pandemi Covid-19 ini dalam praktiknya belum pernah sama sekali dilakukan. Hal ini disebabkan lemahnya substansi dari Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 atas perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang menimbulkan multitafsir terkait pidana mati pada kasus tindak pidana korupsi. Kata Kunci: Sanksi Pidana Mati, Tindak Pidana Korupsi, Pandemi Covid-19.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2022
Depositing User: Mr Hadiana -
Date Deposited: 07 Jul 2022 01:55
Last Modified: 07 Jul 2022 01:55
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/57904

Actions (login required)

View Item View Item