EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN DADAP (Erythrina lithosperma Miq) TERHADAP PENGENDALIAN PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus

Moehamad Fazrian Faturohman, 155040110 (2020) EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN DADAP (Erythrina lithosperma Miq) TERHADAP PENGENDALIAN PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN .pdf

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK BASA SUNDA.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (227kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (397kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (157kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (70kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (156kB) | Preview
Official URL: https://fkip.unpas.ac.id/

Abstract

Staphylococcus aureus adalah bakteri gram positif yang berbentuk bulat berdiamterer 0,7-1,2 µm, tersusun dalam kelompok-kelompok tidak teratur seperti buah anggur, fakultatif anaerob, tidak membentuk spora, dan bersifat non motil. Bakteri ini memiliki batas optimum pada suhu 37°C, untuk membentuk pigmen yang paling baik membutuhkan suhu 20°-25°C. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas ekstrak daun dadap terhadap pengendalian pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, peniliti menggunakan desain penelitian eksperimental laboratorium dan dilakukan secara in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan konsentrasi perlakuan yaitu 20%, 30%, 40%, 50%, 60% dan kontrol (tanpa diberikan perlakuan apapun). Data dilihat dari pengaruh ekstrak daun dadap apakah berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus atau tidak dan pada perlakuan konsentrasi manakah yang efektif untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Pengamatan yang diukur adalah waktu pertumbuhan dan diameter zona hambat bakteri yang kemudian data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA One Way dan uji Duncan untuk mengetahui nilai rata-rata yang berbeda. Analisis data statistik ini dilakukan menggunakan aplikasi Statistical and Product Service Solution (SPSS) versi 20. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan bahwa “penggunaan ekstrak daun dadap efektif terhadap pengendalian pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus”. Kata Kunci: Staphylococcus aureus, dadap serep, ekstraksi

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Biologi 2018
Depositing User: Mr Bayu Anggi Pranata
Date Deposited: 17 Oct 2020 17:44
Last Modified: 17 Oct 2020 17:44
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/49460

Actions (login required)

View Item View Item