TINJAUAN HUKUM HARTA WARIS SAUDARA LAKI-LAKI YANG DIKUASAI OLEH ISTRI SAH BERDASARKAN INSTRUKSI PRESIDEN NO 1 TAHUN 1991 TENTANG KOMPILASI HUKUM ISLAM

Dwi Fury Syara Lestari, 161000158 (2020) TINJAUAN HUKUM HARTA WARIS SAUDARA LAKI-LAKI YANG DIKUASAI OLEH ISTRI SAH BERDASARKAN INSTRUKSI PRESIDEN NO 1 TAHUN 1991 TENTANG KOMPILASI HUKUM ISLAM. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Hukum Unpas.

[img] Text
K.BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (85kB)
[img]
Preview
Text
N.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
I.BAB I.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text
L.BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[img]
Preview
Text
J.BAB II.pdf

Download (99kB) | Preview
[img] Text
M.BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30kB)
[img]
Preview
Text
H.DAFTAR ISI.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
A.COVER.pdf

Download (27kB) | Preview

Abstract

Skripsi dengan judul “Tinjauan Hukum Harta Waris Saudara Laki-laki yang dikuasai oleh istri sah berdasarkan Instruksi Presiden no 1 tahun 1991 tentang Kmpilasi Hukum Islam” merupakan hasil penelitian lapangan atau wawancara untuk menjawab pertanyaan berikut: Apakah Kompilasi Hukum Islam mengatur mengenai Hak Waris saudara Laki-laki? Bagaimana Pembagian Harta Waris saudara Laki-laki yang dikuasai oleh istri sah di Cianjur? dan Bagaimana Penyelesaian tentang Harta Waris saudara Laki-laki yang dikuasai oleh istri di Cianjur berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI)? Data penelitian yang didapat dengan menggunakan metode penelitian dengan spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis yaitu menganalisis permasalaan yang ada melalui data yang telah dikumpulkan kemudian diolah serta disusun dengan berlandaskan kepada teori-teori dan konsep yang digunakan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normatif pendekatan atau penelitian hukum dengan menggunakan metode pendekatan/teori/konsep. Metode analisis data yang digunakan adalah yuridis kualitatif yaitu analisis dengan penguraian deskriptif analitis dan perspktif(bagaimana seharusnya) dengan tidak menggunakan data statistik dan rumus matematik. Mempelajari tentang usia minimal menikah dan bagaimana cara pembagian harta waris menurut undang-undang perkawinan dan hukum islam (KHI) serta norma yang ada dalam agama. Kemudian penulis menganalisanya dengan metode analisis deskriptif normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwasannya pembagian harta waris di dalam satu keluarga atau sepasang suami sitri yang tidak mempunyai anak maka dari itu warisan di jatuhkan ke saudara sang suami setelah adanya pembagian harta gono gini. Kemudian seharusnya di berikan kepada pihak orang tua dari sang suami tetapi dalam kasus tersebut orang tua sang suami sudah tidak ada atau meninggal dunia. Dalam Kompilasi Hukum islam pun sudah diatur bagaimana cara pembagian dan ketentuan ketentuan yang lain. Sudah diatur pula di dalam Buku II tentang Kewarisan dalam Pasal 171-181Kompilasi Hukum Islam (KHI). Kata Kunci : Pembagian waris, Istri sah dan saudara laki-laki.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Dokumen Unpas > 2018
Depositing User: Lilis Atikah
Date Deposited: 26 Aug 2020 02:41
Last Modified: 26 Aug 2020 02:41
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/48766

Actions (login required)

View Item View Item