PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM PERJANJIAN WARALABA DOMESTIK DI BIDANG MAKANAN DALAM RANGKA PENGUATAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH JO. PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 42 TAHUN 2007 TENTANG WARALABA

Hamdani, NPM : 198040721 (2020) PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM PERJANJIAN WARALABA DOMESTIK DI BIDANG MAKANAN DALAM RANGKA PENGUATAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH JO. PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 42 TAHUN 2007 TENTANG WARALABA. Thesis(S2) thesis, PERPUSTAKAAN PASCASARJANA.

[img] Text
Artikel Hamdani.docx

Download (157kB)

Abstract

Dalam dunia usaha, waralaba (franchise) merupakan salah satu bentuk pilihan dalam pengembangan usaha. Bisnis waralaba di Indonesia banyak digunakan dalam bidang usaha makanan. Namun kedudukan hukum para pihak dalam perjanjian waralaba masih dirasakan berat sebelah bahkan kurang menguntungkan bagi pihak penerima waralaba (franchisee). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum (legal research) yang mempunyai tujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan kerangka konsep berdasarkans hukum positif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan asas kebebasan berkontrak dalam perjanjian waralaba domestik di bidang makanan dalam pelaksanaanya belum dapat diimplementasikan, karena setiap penerima waralaba (franchisee) tidak diberi kebebasan oleh pemberi waralaba (franchisor) untuk menentukan isi perjanjian. Hal tersebut karena pembuatan perjanjian waralaba telah ditulis secara baku (standard contract). Kata Kunci: Waralaba, UMKM, Kebebasan Berkontrak.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: RESEARCH REPORT
Divisions: Pascasarjana > S2-Ilmu Hukum 2018
Depositing User: Unnamed user with email lusiana.mmunpas@gmail.com
Date Deposited: 07 Aug 2020 04:04
Last Modified: 07 Aug 2020 04:04
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/48562

Actions (login required)

View Item View Item