MANAJEMEN RISIKO PROSES MANUFAKTUR DENGAN MESIN PERKAKAS DAN PRODUKSI KONVENSIONAL DAN PELUANG PENURUNAN RISIKO BAHAYA (REDUCTION RISK) DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI INDUSTRI 4.0 (STUDI KASUS : PT PINDAD (PERSERO) BANDUNG)

Trianto Sutrisno, NPM : 178030004 (2019) MANAJEMEN RISIKO PROSES MANUFAKTUR DENGAN MESIN PERKAKAS DAN PRODUKSI KONVENSIONAL DAN PELUANG PENURUNAN RISIKO BAHAYA (REDUCTION RISK) DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI INDUSTRI 4.0 (STUDI KASUS : PT PINDAD (PERSERO) BANDUNG). Thesis(S2) thesis, Perpustakaan Pascasarjana.

[img] Text
Jurnal Tesis Trianto Sutrisno.docx

Download (33kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat risiko bahaya (risk level,besarnya penurunan risiko bahaya (reduction risk) serta potensi kecelakaan kerja barupada Operator yang menggunakan mesin perkakas dan produksi konvensional dengan Operator yang menggunakan mesin perkakas dan produksi dengan teknologi industri 4.0pada proses manufaktur di salah satu divisi produksi PT Pindad (Persero) Bandung dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk And Determine Control (HIRADC). Penelitian ini diawali dengan tahapan proses gap analysis terhadap pemenuhan peraturan pemerintah Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.38 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Tenaga dan Produksi,evaluasi Sistem Manajemen Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007, identifikasi terhadap jenis bahaya pada aktivitas utama operator mesin produksi dan perkakas menilai tingkat risiko bahaya serta memetakannya pada peta risiko bahaya (Map Risk). Selanjutnya menetapkan hierarki pengendalian terhadap risiko bahaya penting dengan mempertimbangkan penerapan mesin perkakas dan produksi dengan teknologi industri 4.0. Hasil dari penelitian diperoleh tingkat pemenuhan PER.38 Tahun 2016 kelengkapan dan kesesuaian mesin produksi dan perkakas konvensional yaitu; Limit Switch (75%), Tahanan Pembumian /Grounding (100%), Emergency Stop (0%), Safety Guarding (0%), Tutup Pengaman (50%), Pengunci gerak meja (75%), Penutup Titik Operasi (70%), Sistem Pendingin (0%), Tersedianya SOP (100%). Kompetensi Lisensi K3 bagi Operator Mesin Perkakas dan Produksi (0%), Teknisi K3 (0%) dan Ahli K3 Bidang Pesawat Tenaga dan Produksi (0%). Pada penilaian Risiko Awal (inherent Risk), terdapat 7 (tujuh) risiko bahaya Tinggi yaitu risiko bahaya kritis yang dapat mengakibatkan patah tulang pada Operator Mesin Bubut Konvensional disebabkan oleh: Terlilit benda kerja berputar dengan nomor risiko Bk-4, Terlilit putaran spindle (Bk-5), Terlilit benda kerja berputar (Bk-16), (Bk-23), Terlilit benda kerja berputar (Bk-24) dan Tubrukan (Bk-27). Dalam manajemen risiko semua risiko bahaya tersebut diatas “Diterima” dengan syarat melakukan tindakan pengendalian atau mitigasi sesuai dengan hierarki pengendalian risiko bahaya yaitu: (1) Pengendalian rekayasa enjiniring pada sumber bahaya yaitu melengkapi mesin dengan Tutup Pengaman /Safety Guarding, Emergency Stop dan Rem Mekanis, (2) Pengendalian administratif berupa pemasangan tanda bahaya (signing) “Awas Bahaya Terlilit”, pemasangan peringatan (warning) “Hati Hati Bahaya Terlilit”dan melengkapi Instruksi Kerja Operasional Mesin Bubut., Hasil penilaian risiko harapan (expected risk) pada setiap tingkat risiko pada saat diterapkan pengendalian terhadap risiko bahaya sesuai dengan rencana mitigasi terdapat penurunan nilai dan tingkat risiko Tinggisudah terkendali dan berpindah ke tingkat risiko bahaya Rendah dan Diabaikan Operator mesin bubut berteknologi industri 4.0 berada pada area tingkat klasifikasi keparahan risiko minimal terhadap keselamatan dan kesehatan operator, hal ini terjadi karena adanya sekurang kurangnya terdapat 17 (tujuh belas) kriteria kebaruan yang menjadi karakteristik teknologi industri 4.0 yang dimiliki oleh mesin bubut CNC Doosan Multi Tasking PUMA MX2100LST bila dibandingkan dengan mesin bubut konvensional, dalam hal ini terdapat perpindahan nilai dan tingkat risiko bahaya sangat signifikan. Kata kunci: Hazard Identification Risk And Determine Control (HIRADC), Hierarki pengendalian terhadap risiko bahaya, PER.38 Tahun 2016,Sistem Manajemen Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007, Industri 4.0

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: RESEARCH REPORT
Divisions: Pascasarjana > S2-Teknik Industri 2018
Depositing User: Mrs Lusiawati -
Date Deposited: 08 Oct 2019 01:29
Last Modified: 08 Oct 2019 02:45
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/45426

Actions (login required)

View Item View Item