PERAN DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA MELALUI ANGKLUNG DALAM MENINGKATKAN APRESIASI MASYARAKAT AUSTRALIA TERHADAP KEKAYAAN BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA

Fenita Trizka Dewi Pangaribuan, 152030027 (2019) PERAN DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA MELALUI ANGKLUNG DALAM MENINGKATKAN APRESIASI MASYARAKAT AUSTRALIA TERHADAP KEKAYAAN BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (234kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK SUNDA.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (409kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK INDONESIA.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK INGGRIS.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui atas keberadaan angklung yang merupakan salah satu seni dari bentuk diplomasi kebudayaan Indonesia, angklung tercipta dari adanya keragaman suku bangsa, adat dan budaya, keberadaan angklung kini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya resmi dunia milik Indonesia, pengakuan UNESCO ini memperpanjang daftar warisan budaya Indonesia yang diakui dunia setelah sebelumnya keris, batik dan wayang. Angklung ini dikategorikan menjadi salah satu diantara sumber soft power diplomacy Indonesia, soft power diartikan sebagai kemampuan suatu negara untuk mengajak bekerjasama negara lain tanpa menggunakan hard power yaitu senjata maupun materi. Angklung semakin mendapat perhatian dan minat dari publik Australia. juga berkembang di negara bagian lain di Australia. Di Adelindo dan New South Wales. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan alat musik tradisional angklung di Negara Australia, untuk mengetahui peran dari alat musik tradisional angklung terhadap hubungan Indonesia – Australia, dan selanjutnya untuk meningkatkan wawasan terhadap hubungan Indonesia – Australia melalui alat musik tradisional angklung. Sedangkan manfaat atau kegunaan penelitian ini diharapkan memberikan informasi dan kontribusi secara praktis maupun teoritis dalam perkembangan ilmu hubungan internasional. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif analisis, suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data dan sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Penelitian ini juga dilandaskan atas teori yang relevan dan mampu menjadi jalan petunjuk dalam menjalankan penelitian. Terdiri dari teori soft power diplomacy dan diplomasi budaya. Hasil dari penelitian ini adalah merujuk pada beberapa data yang dihasilkan terutama pada kunjungan wisatawan Australia terhadap Indonesia dari beberapa tahun kebelakang dengan peningkatan yang masif. Selain itu kerjasama hubungan budaya Indonesia di Australia diantaranya telah terbangunnya wadah atau organisasi budaya melalui Adelindo yaitu pusat budaya angklung di Australia. Kata Kunci : Angklung, Apresiasi, Diplomasi Budaya, Soft Power Diplomacy.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2015
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 11 Sep 2019 05:19
Last Modified: 11 Sep 2019 05:19
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/43267

Actions (login required)

View Item View Item