DIPLOMASI BUDAYA PENCAK SILAT INDONESIA DALAM UPAYA MENDAPATKAN PENGAKUAN DARI UNESCO

Ida Rohmana, 152030101 (2019) DIPLOMASI BUDAYA PENCAK SILAT INDONESIA DALAM UPAYA MENDAPATKAN PENGAKUAN DARI UNESCO. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (3 BAHASA).pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover Skripsi.pdf

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (271kB) | Preview

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penelitian ini berupaya untuk menganalisis bagaimana langkah-langkah Diplomasi kebudayaan yang dilakukan Indonesia dalam mengupayakan agar Pencak Silat mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Pencak silat semakin mengalami perkembangan yang pesat. Kini Pencak Silat digolongkan bukan hanya sebagai seni beladiri saja tetapi digolongkan juga sebagai seni budaya juga. Melihat perkembangan budaya pencak silat di Indonesia yang terus mengalami kemajuan dan menghindari maraknya pengklaiman budaya asli Indonesia oleh negara lain menumbuhkan kesadaran pemerintah, para pendekar dan pembina pencak silat untuk dapat melindungi pencak silat sebagai warisan kebudayaan dalam negeri. Salah satunya dengan melakukan langkah diplomasi kebudayaan untuk mencapai penetapan secara resmi oleh UNESCO. Jenis metode yang digunakan penulis dalam skripsi ini adalah metode kualitatif.Metode kualitatif sebuah metode yang menekankan pada aspek pemahaman lebih mendalam terhadap suatu masalah dari pada melihat suatu permasalahan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi pustaka. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji berbagai upaya dalam proses pengusulan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dibantu perguruan pencak silat, komunitas dan tokoh sebagai awal pengiriman naskah usulan ke UNESCO menggunakan konsep diplomasi kebudayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya budaya Pencak Silat agar dapat diakui sebagai warisan budaya tak benda Indonesia oleh UNESCO bisa terwujud berkat aktifitas diplomasi kebudayaan yang dilakukan para aktor negara dan aktor bukan negara yang sangat membantu proses pengusulan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Persyaratan yang harus dipenuhi dalam penyusunan naskah sejalan dengan aktifitas diplomasi kebudayaan yang telah dilakukan melalui kesenian, eksibisi,negosiasi, konferensi, pertukaran ahli, pengajaran bahasa, pendidikan, literatur, sejarah, dan penyiaran. Keterlibaan dan keikutsertaan seluas-luasnya komunitas, kelompok maupun perseorangan dan upaya-upaya yang telah dilakukan melalui diplomasi kebudayaan memberikan kontribusi besar terhadap dukungan pengusulan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda Secara Tunggal Oleh Indonesia. Kata Kunci: Diplomasi Kebudayaan, Kepentingan Nasional, Pencak Silat, UNESCO, Warisan Budaya Takbenda

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2015
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 03 Sep 2019 04:34
Last Modified: 03 Sep 2019 04:34
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/42709

Actions (login required)

View Item View Item