MEWUJUDKAN CENTER OF EXCELLENCE PADA INSTITUSI PRAKERIN BERBASIS KOMPETENSI INSTRUKTUR (STUDI KASUS PADA DEPOHAR 10 PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG DI INDONESIA)

AJI AKBAR, NPM : 178020003 (2019) MEWUJUDKAN CENTER OF EXCELLENCE PADA INSTITUSI PRAKERIN BERBASIS KOMPETENSI INSTRUKTUR (STUDI KASUS PADA DEPOHAR 10 PEMELIHARAAN PESAWAT TERBANG DI INDONESIA). Thesis(S2) thesis, Perpustakaan Pascasarjana.

[img] Text
Artikel AJI AKBAR.doc

Download (175kB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya indikator kompetensi instruktur Prakerin pemeliharaan pesawat terbang di Depohar 10. Indikator tersebut mengacu pada Permendiknas Nomor 005/H/AK tahun 2017 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Guru harus menguasai empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Penelitian ini dilakukan di Depohar 10. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengkaji kesenjangan kompetensi tenaga pendidik yang ada Depohar 10 dengan di SMKN 5 Bandung sebagai penyelenggara pendidikan unggulan, mendeskripsikan dan mengkaji kendala-kendala yang dihadapi sekolah dalam meningkatkan kompetensi instruktur dan mengetahui strategi untuk mengembangkan kompetensi instruktur dalam upaya menuju penyelenggara pendidikan unggulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi tenaga pendidik di SMKN 5 Bandung sudah berjalan efektif. Sedangkan kompetensi instruktur di Depohar 10 belum optimal. Kondisi tersebut dikarenakan terdapat kesenjangan dan ketidaksesuaian antara indikator kompetensi instruktur yang telah ditetapkan dalam Permendiknas nomor 005/H/AK tahun 2017 dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga proses untuk menuju sekolah unggulan menjadi terhambat. Dalam upaya untuk mengatasi kesenjangan tersebut, Depohar 10 perlu melakukan langkah-langkah strategi pengembangan kompentensi instruktur, yaitu dengan melakukan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (S.W.O.T). Berikutnya, merumuskan strategi pengembangan kompentensi guru melalui tahapan yang telah dirumuskan oleh Fred David (2009), yaitu tahap input, tahap pencocokan dan tahap keputusan. Dilihat dari jenisnya maka strategi yang diambil adalah strategi stabilisasi. Kata kunci : Manajemen Strategi, Kompetensi Instruktur, Penyelenggara Pendidika

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: RESEARCH REPORT
Divisions: Pascasarjana > S2-Manajemen 2018
Depositing User: Mrs Lusiawati
Date Deposited: 02 May 2019 02:45
Last Modified: 02 May 2019 08:23
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/42129

Actions (login required)

View Item View Item