DAMPAK IDENTITAS GANDA PENDUDUK PERBATASAN KALIMANTAN TERHADAP KLAIM WILAYAH OLEH MALAYSIA

Novalianto Nur Dwi Putra, 142030015 (2019) DAMPAK IDENTITAS GANDA PENDUDUK PERBATASAN KALIMANTAN TERHADAP KLAIM WILAYAH OLEH MALAYSIA. Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img] Text
Bab-2.pdf

Download (302kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (248kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (127kB)
[img] Text
Bab-1.pdf

Download (229kB)
[img] Text
Cover.pdf

Download (24kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (294kB)

Abstract

Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat memiliki arti yang sangat penting baik secara ekonomi, geo-politik, dan pertahanan keamanan karena berbatasan langsung dengan wilayah negara tetangga (Sarawak) Malaysia Timur yang memiliki tingkat perekonomian relatif lebih baik. Warga perbatasan Indonesia - Malaysia di Kalimantan Barat (Kalbar) ternyata tidak sedikit yang memiliki kartu kewarganegaraan Malaysia disamping KTP Indonesia. Ini dibuktikan dengan kepemilikan kartu identitas (identity card/IC) Malaysia. Sebagai acuan terhadap masalah penelitian dikemukakan teori-teori dan kajian dari pakar atau ahli dalam bentuk premis mayor, antara lain : Politik Internasional, Hukum Internasional dan Diplomasi. Dan premis minornya, antara lain : Hak Asasi Manusia, Naturalisasi Indonesia – Malaysia dan perbatasan Kalimantan – Serawak – Kuching Penulis menarik hipotesis : “Apabila identitas ganda yang dimiliki penduduk Indonesia yang berada di perbatasan Kalimatan dengan Serawak dan Kuching menimbulkan perbedaan persepsi perbatasan, sehingga Malaysia akan sering mengklaim wilayah perbatasannya di Kalimatan dengan ditandai adanya pemidahan patok negara, adanya identity card yang digunakan oleh masyarakat Kalimatan serta adanya transaki Ringgit Malaysia di Kalimatan”. Dari hasil uji hipotesis di atas dengan menggunakan metode penelitian deskritif analitis dan historis analitis, dapat dikemukakan, sebagai berikut : a) Asal Munculnya Identitas Ganda Penduduk Kalimantan di Perbatasan Indonesia – Malaysia; b) Identitas Ganda Menjadi Masalah Utama Indonesia di Perbatasan Kalimatan; c) Dwikewarganegaraan Menimbulkan Klain Malaysia di Perbatasan Kalimantan, dan d) Penyelesaian Klaim Perbatasan Indonesia – Malaysia di Kalimantan Melalui Pendekatan Bersama Kedua Negara. Berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan metode penelitian dilakukan analisis bahwa implikasi identitas ganda penduduk perbatasan Indonesia - Malaysia di Kalimantan adalah disebabkan beberapa faktor yaitu : Karena adanya kedekatan atau kekerabatan diantara penduduk perbatasan; Karena adanya kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dipenuhi oleh negara tetangga; Karena adanya hubungan ekonomi dalam bidang perdagangan yang membuat penduduk lebihs ering melakukan perdagangan ke negara tetangga Malaysia, dikarenakan nilai uang negara tetangga lebih tinggi daripada nilai uang rupiah. Kata kunci : Identitas ganda di perbatasan Kalimantan.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2014
Depositing User: ms Maoudy Nuraeni -uh
Date Deposited: 15 Mar 2019 01:08
Last Modified: 15 Mar 2019 01:08
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/41671

Actions (login required)

View Item View Item