KEMANDIRIAN REMAJA TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB ABC YKS II MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

Yuli Sopianti, 152020001 (2019) KEMANDIRIAN REMAJA TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB ABC YKS II MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT. Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
scan 1 lembar pengesahan.pdf

Download (333kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (224kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan dan mendeskripsikan mengenai bentuk-bentuk kemandirian remaja tunagrahita sedang, faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian remaja tunagrahita sedang, peran guru pendamping dalam memandirikan remaja tunagrahita sedang, serta bagaimana implikasi praktis pekerjaan sosial dalam memandirikan remaja tunagrahita sedang di SLB ABC YKS II Majalaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, berlokasi di SLB ABC YKS II Majalaya Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Informan penelitian terdiri dari remaja tunagrahita sedang, teman sebaya, guru pendamping dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi non partisipan dan penelusuran data sekunder. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan analisis koding dan kategorisasi, keabsahan data melalui triangulasi sumber data dan member checking. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses kemandirian remaja tunagrahita sedang di SLB ABC YKS II Majalaya yang diterapkan dengan metode pembelajaran KMD, ADL, metode ceramah, bentuk demonstrasi dan keterampilan, secara umum masih kurang berjalan dengan baik karena dalam melakukan kegiatan aktivitas sehari-hari dan dibidang akademik remaja tunagrahita sedang belum mampu melakukannya secara mandiri dan masih bergantung kepada orang lain serta mengalami kesulitan yang disebabkan oleh faktor yang mempengaruhinya seperti gen atau keturunan, keterbatasan IQ, kurangnya pemahaman individu dan sikap individu. Faktor eksternal yang mempengaruhi tunagrahita sedang meliputi pola asuh orang tua, teguran dan nasehat, sanksi dan hukuman yang dilakukan guru pendamping disekolah, konflik ekonomi, serta sikap teman sebaya yang dapat mempengaruhi kemandirian remaja tunagrahita sedang. Kata kunci: kemandirian, tunagrahita sedang, keterbatasan IQ dan peran guru pendamping.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2018
Depositing User: ms Maoudy Nuraeni -uh
Date Deposited: 12 Mar 2019 01:20
Last Modified: 12 Mar 2019 01:20
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/41483

Actions (login required)

View Item View Item