PENYELESAIAN WANSPRESTASI PT. BRAVO DELTA PERSADA DAN PT.PERDANA MULTI GUNA SARANA BERDASARKAN PRINSIP EXCEPTIO NON ADEMPLETI CONTRACTUS DI HUBUNGKAN DENGAN BUKU III KUH PERDATA

Narya Anggeraja, 141000204 (2018) PENYELESAIAN WANSPRESTASI PT. BRAVO DELTA PERSADA DAN PT.PERDANA MULTI GUNA SARANA BERDASARKAN PRINSIP EXCEPTIO NON ADEMPLETI CONTRACTUS DI HUBUNGKAN DENGAN BUKU III KUH PERDATA. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Hukum Unpas.

[img]
Preview
Text
G. BAB 2.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text
I. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB)
[img]
Preview
Text
K. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB 3.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text
J. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (36kB)
[img]
Preview
Text
A. cover.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text
D. DAFTAR ISI.pdf

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text
F. BAB I.pdf

Download (283kB) | Preview

Abstract

Perjanjian adalah salah satu sumber perikatan, disamping sumber lainya yaitu Undang-undang. Suatu perjanjian juga dinamakan persetujuan, karena dua pihak itu setuju untuk melakukan sesuatu, dalam perjanjian jika unsur-unsur dari sah nya perjanjian tidak terpenuhi atau melanggar dari isi perjanjian dapat dikatakan wanprestasi. Wanprestasi adalah suatu sikap dimana seseorang tidak memenuhi atau lalai melaksanakan kewajiban sebagaimana yang telah ditentukan dalam perjanjian yang dibuat antara kreditur dan debitur. Dalam perjanjian kerja sama Penyaluran Air Antata PT. Perdana Multiguna Sarana dengan PT. Bravo Delta Persada kedua belah pihak di duga telah melakukan wanprestasi dihubungkan dengan Asas Exceptio Non Adempleti Contractus. Sehubungan hal tersebut muncul permasalahan wanprestasi, bagaimana terjadinya wanprestasi, apa akibat hukumnya dan bagaimana upaya penyelesaianya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis mengenai permasalahan Penyelesaian wanprestasi antara PT. Bravo Delta Persada dengan PT. Perdana Multiguna Sarana dihubungkan dengan Buku III KUHPerdata. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yang artinya penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Tahap penelitian ini dilakukan dengan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan sebagai penunjang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi kepustakaan dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis kualitatif. Terjadinya wanprestasi antara PT. Bravo Delta Persada dengan PT. Perdana Multiguna Sarana, dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama Penyaluran Air Antara PT. Perdana Multiguna Sarana dan PT. Bravo Delta Persada dapat berdampak secara langsung kepada perjanjian tersebut karena dalam nyatanya para pihak telah melakukan wanprestasi dan tidak memenuhi unsur-unsur Pasal 1320 dan Pasal 1321 KUHPerdata. Sehingga dengan adanya wanprestasi tersebut membuat para pihak mengalami kerugian materil dan inmateril. Ketentuan hukum yang timbul atas wanprestasi PT. Bravo Delta Persada dan PT. Perdana Multiguna Sarana berdasarkan prinsip Exceptio Non Adempleti Contractus di hubungakan dengan buku III KUHPerdata adalah bahwa kedua belah pihak terbukti melakukan wanprestasi satu terhadap, yang lainya sehingga masing-masing pihak tidak dapat menuntut pemenuhan prestasi. Kata Kunci : Perjanjian , Wanprestasi, Prinsip Asas Exceptio Non Adempelti Contract

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2018
Depositing User: Lilis Atikah
Date Deposited: 15 Oct 2018 07:06
Last Modified: 15 Oct 2018 07:06
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/39185

Actions (login required)

View Item View Item