Dampak Program Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Terhadap Kinerja Usaha IKM Klaster Makanan dan Minuman di Kota Cimahi”

Ayu Lestari, 144030073 and Pembimbing :, Endang Rostiana., SE., MT (2018) Dampak Program Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Terhadap Kinerja Usaha IKM Klaster Makanan dan Minuman di Kota Cimahi”. Skripsi(S1) thesis, Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpas Bandung.

[img]
Preview
Text
cover .pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK-converted_2.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (676kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III-converted.pdf

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka-converted.pdf

Download (92kB) | Preview
Official URL: http://fe.unpas.ac.id/

Abstract

Abstrak. Program Pembinaan dan pengembangan merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah, dunia usaha dan masyarakat melalui pemberian bimbingan dan penyuluhan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi usaha yang tangguh dan mandiri serta dapat berkembang menjadi usaha menengah dan besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Program Pembinaan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) terhadap keuntungan usaha, omzet penjualan dan biaya usaha IKM Klaster makanan dan minuman yang tersebar di Kota Cimahi dengan menggunakan data primer pada bulan juli 2018 dengan jumlah responden 41 IKM . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif primer dengan menggunakan teknik analisis uji beda independent t-test. Dari survey para pelaku IKM klaster makanan dan minuman sebanyak 41 IKM rata rata mengatakan bahwa keuntungan usaha, omzet penjualan dan total biaya produksi meningkat hampir duakali lipat dan untuk biaya usaha pada rata rata biaya produksi per unit cukup menurun. Dari hasil pengujian statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan positif terhadap keuntungan usaha, omzet penjualan dan total biaya produksi, sedangkan untuk biaya rata-rata harga per unit, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan positif setelah mengikuti program Pembinaan dan Pengembangan IKM dengan sebelum mengikuti Program pembinaan dan Pengembangan IKM, rata-rata keuntungan usaha dari Rp 3.182.926/bulan menjadi Rp 6.207.560, rata-rata omzet penjualan dari Rp 13.878.048/bulan/unit usaha menjadi Rp 26.900.000/bulan/unit usaha, rata-rata total biaya produksi dari 10.695.121/bulan menjadi Rp 20.692.439/bulan dan rata-rata biaya produksi per unit dari Rp 22.101/unit menjadi Rp 19.890/unit, kenaikan total biaya produksi diakibatkan karena unit yang diproduksi (Q) naik, jadi untuk mencari dampak program Pembinaan dan Pengembangan IKM terhadap biaya usaha dilakukan uji beda pada rata-rata biaya produksi per unit/average cost (AC) dengan hasil dari Rp 22.101/unit menjadi Rp 19.890/unit. Kenaikan total biaya produksi tidak merugikan para pelaku IKM karena diiringi dengan kenaikan omzet penjualan, semakin naik omzet penjualan maka total biaya produksi akan naik yang menyebabkan unit yang diproduksi bertambah sehingga rata-rata biaya produksi per unit akan menurun. Alpha yang digunakan dalam perhitungan ini adalah α= 0,05 atau (5%). Kata Kunci : Dampak, Program Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Keuntungan Usaha, Omzet Penjualan, dan Biaya Usaha

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Studi Pembangunan 2014
Depositing User: nining widianingsih
Date Deposited: 06 Oct 2018 06:33
Last Modified: 06 Oct 2018 06:33
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/37785

Actions (login required)

View Item View Item