KEBIJAKAN KEAMANAN AS DI TIMUR TENGAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN POLITIK DI IRAK

Farouq Ubaidillah, 022030050 (2018) KEBIJAKAN KEAMANAN AS DI TIMUR TENGAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN POLITIK DI IRAK. Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img] Text
ABSTRAK.doc

Download (44kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.doc

Download (28kB)
[img] Text
BAB 2.doc

Download (104kB)
[img] Text
BAB 1.doc

Download (227kB)
[img] Text
COVER.doc

Download (27kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.doc

Download (20kB)

Abstract

ABSTRAK Politik luar negeri Amerika Serikat atau biasa disebut politik global Amerika Serikat karena kebijakan luar negerinya yang selalu berperan dalam tataran politik dunia dan kebijakannya dapat mempengaruhi kebijakan suatu negara seperti kebijakannya yang mempengaruhi Irak. Setelah perang dingin dan pasca serangan/tragedi 11 September 2001, kebijakan luar negeri AS bersifat agresif yaitu strategi enlargement, engagement, defensive intervention, serta pre-emptive attack. Kebijakan ini diarahkan untuk menghadapi terorisme negara-negara anti Amerika Serikat yang memilki senjata kimia, biologis dan nuklir. Sebagai contoh kongkretnya diimplementasikasi dalam kebijakan ini adalah invasi Amerika Serikat ke Irak dengan dalih bahwa Irak sebagai negara pengembang senjata pemusnah massal WMD (Weapon of Mass Destruction), sekaligus menjatuhkan rezim tirani yang dictator Saddam Hussein. Oleh karena itu AS menganggap Irak sebagai salah satu negara Timur Tengah yang mensponsori roda pergerakan terorisme internasional. Dalam hal demokrasi, Amerika Serikat selalu mempengaruhi negara di sleuruh dunia untuk selalu mengedepankan demokrasi karena menurut anggapan Amerika Serikat, kemajuan suatu negara tidak terlepas dari pemerintahan yang demokratis, oleh karena itu AS terlibat dalam pembangunan politik/pembentukan pemerintahan baru (demokratisasi) di Irak. Adapun tujuan penelitian yang hendak/ingin dicapai penulis adalah: Untuk. mengetahui strategi bagaimana yang dilakukan oleh Amerika Serikat pasca tragedi WTC dan Pentagon 11 September 2001 dalam melaksanakan kebijakan keamanannya ke Timur Tengah khususnya Irak, untuk mengetahui sejauh mana kebijakan keamanan terkait dengan Amerika Serikat dalam pembangunan politik (demokratisasi) dan pembentukan pemerintahan baru di Timur Tengah khususnya di Irak, untuk. mengetahui bagaimana konstelasi politik internasional di Timur Tengah pasca invasi Amerika Serikat ke Irak dilihat dari dimensi keamanan internasional. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah deskripsi yang bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang mengglobal di dunia dan kawasan Timur Tengah serta kaitannya dengan pembentukan pemerintahan baru di Irak. Berdasarkan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan, yaitu teknik pengumpulan data dengan mencari data-data dari kepustakaan buku, informasi-informasi berdasarkan penelaahan literature atau referensi baik yang bersumber artikel-artikel, majalah-majalah, surat kabar, jurnal, bulletin-buletin, internet, maupun catatan-catatan penting mengenai hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang diteliti oleh penulis. Kesimpulan: Politik Global Amerika Serikat dengan berbagai kebijakan dan dasarnya adalah untuk tetap mempertahankan hegemoninya sebagai negara super power di dunia. Kata Kunci: Kebijakan keamanan Amerika Serikat di Timur Tengah, Demokratisasi di Irak

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2018
Depositing User: ms Maoudy Nuraeni -uh
Date Deposited: 28 Aug 2018 06:40
Last Modified: 28 Aug 2018 06:40
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/35784

Actions (login required)

View Item View Item