STUDI PREFERENSI WISATAWAN DALAM PENERAPAN KONSEP PARKIR JARAK JAUH & LAYANAN ANTAR JEMPUT UNTUK PELAYANAN KAWASAN WISATA BELANJA DI KOTA BANDUNG

Jajan Rohjan, DS and Furi Sari Nurwulandari, DS and Diva Pranath, Alumni (2013) STUDI PREFERENSI WISATAWAN DALAM PENERAPAN KONSEP PARKIR JARAK JAUH & LAYANAN ANTAR JEMPUT UNTUK PELAYANAN KAWASAN WISATA BELANJA DI KOTA BANDUNG. Infomatek, 15 (1). pp. 19-28. ISSN 1411-0865

[img]
Preview
Text
Furi Sari Nurwulandari JURNAL INFOMATEK VOL 15 Nomor 1 Juni 2013-Studi Preferensi Wisatawan (2).pdf

Download (365kB) | Preview
Official URL: http://teknik.unpas.ac.id

Abstract

Abstrak: Padatnya jalanan di Kota Bandung dapat terlihat pada saat akhir pekan serta hari libur lainnya. Jumlah kendaraan akan bertambah sekitar 200 ribu mobil di setiap libur panjang akhir pekan oleh wisatawan dan ini merupakan masalah bagi Pemerintah Kota Bandung. Oleh karena itu, selain membatasi kendaraan maka salah satu cara lainnya untuk masalah itu ialah dengan mengalihkan roda transportasi dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.. Salah satu sarana transportasi yang dapat diterapkan di Kota Bandung pada saat weekend / akhir pekan ialah Parkir Jarak Jauh (PJJ) dan Layanan Antar Jemput (LAJ). Dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki sarana transportasi massal ini, kemacetan jalan raya dapat dikurangi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kemungkinan penerapan parkir jarak jauh (PJJ) dan layanan antar jemput (LAJ) untuk pergerakan wisatawan saat akhir pekan untuk pelayanan di kawasan wisata belanja di Kota Bandung. Berdasarkan hasil analisis maka untuk memenuhi kebutuhan para pelaku parkir dengan menggunakan parkir jarak jauh, setidaknya diperlukan luas lahan parkir yang mampu menampung kurang lebih sebanyak 7.576 petak parkir untuk kendaraan pribadi. Besarnya wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi yang masuk ke Kota Bandung sebesar 29.138 kendaraan, sedangkan yang melakukan parkir di kawasan wisata belanja di Kota Bandung sebanyak 7.512 kendaraan maka persentase pelaku parkir adalah sebesar 25,78 % atau sebesar 26 %. Parkir jarak jauh dan layanan antar jemput untuk pelayanan wisata belanja di Kota Bandung memungkinkan untuk diterapkan karena 56% responden/wisatawan bersedia untuk mengikuti program parkir jarak jauh dan layanan antar jemput walaupun masih terdapat beberapa kesulitan yaitu masalah fleksibilitas dari lokasi tujuan wisata belanja dan lokasi wisata yang lainnya. Kata kunci : studi preferensi, konsep parkir jarak jauh, kawasan wisata Kota Bandung

Item Type: Article
Subjects: JOURNAL
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Planologi 2013
Depositing User: Irwan Kustiawan
Date Deposited: 13 Dec 2017 09:19
Last Modified: 13 Dec 2017 09:19
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/32211

Actions (login required)

View Item View Item