KAPASITAS KELEMBAGAAN USAHA KECIL (Studi Kasus pada Usaha Konfeksi di Wilayah Sentra Cigondewah Bandung)

Dindin Abdurohim BS, NIDN. 0402087102 (2017) KAPASITAS KELEMBAGAAN USAHA KECIL (Studi Kasus pada Usaha Konfeksi di Wilayah Sentra Cigondewah Bandung). Inovasi IPTEKS Perguruan Tinggi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Cet. 1. pp. 987-999. ISSN ISBN : 978-602-72894-5-1

[img]
Preview
Text
112.-Penelitian_Dindin-Abdurohim_Universitas-Pasundan-Bandung.pdf

Download (546kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PROSIDING Daftar-Isi-Hasil-Penelitian-1.pdf

Download (316kB) | Preview

Abstract

Usaha kecil konfeksi di wilayah Sentra Cigondewah memiliki peranan dan kontribusi dalam perekonomian Kota Bandung, melalui kontribusi terhadap jumlah unit usaha, sebanyak 169 unit usaha, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.118 orang. Permasalah pokok yang di hadapi usaha kecil konfeksi sebenarnya bukan terletak pada permasalahan modal, pemasaran, tenaga kerja, teknologi, dan pasar saja, akan tetapi permasalahan yang lebih utama terletak pada kapasitas kelembagaan. Tipe penelitian adalah deskriptif - eksploratif, pendekatan dalam penelitian adalah kualitatif dengan metode induktif, dengan strategi penelitian studi kasus. Fokus penelitian meliputi kapasitas kelembagaan, tahapan pengembangan kapasitas kelembagaan, dan tingkatan pengembangan kapasitas kelembagaan. Lokasi penelitian adalah usaha kecil konfeksi di wilayah Sentra Cigondewah Kota Bandung dan pihak terkait, Informan di pilih berdasarkan signifikan peran terhadap pengembangan kapasitas kelembagaan dari kedua unsur tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen terkait. Kapasitas kelembagaan usaha kecil konfeksi belum optimal. Hal ini terbukti dari kapasitas dalam menggunakan sumber dayanya masih terbatas, seperti: kapasitas penggunaan tenaga kerja, fasilitas, sistem (aturan kerja), pengangaran, pemberian mandat (kewenangan) dan struktur organisasi. Berdasarkan temuan peneliti, kondisi tersebut terjadi disebabkan : pemilik usaha masih memiliki keterbatasan dalam cara berpikir dan bertindak (sikap mental), kurang semangat, dan keterbatasan ilmu pengetahuan dalam mengelola usaha Sedangkan dari lingkungan usaha belum jelas dan konsistensinya informasi, regulasi dari pihak pemerintah Kota Bandung. Satu temuan yang menunjukan karakteristik usaha kecil konfeksi di wilayah Sentra Cigondewah Kota Bandung aspek networking atau jaringan usaha yang merupakan aspek yang sangat penting bagi keberadaan, kemampuan bertahan, dan keberlanjutan usahanya. Berdasarkan uraian temuan – temuan penelitian, kapasitas kelembagaan usaha kecil konfeksi di wilayah Sentra Kota Bandung, nenunjukan lemahnya kemampuan kewirausahaan seperti: semangat, sikap, tindakan dan ilmu pengetahuan dalam menjalankan usaha. Satu temuan yang menunjukan karakteristik usaha kecil konfeksi di wilayah Sentra Cigondewah Kota Bandung, yaitu networking yang merupakan aspek yang sangat penting bagi keberadaan, kemampuan bertahan, dan keberlanjutan usahanya. Peneliti memperoleh konsep baru bagi pengembangan Ilmu Administrasi Bisnis, dalam hal pengembangan kapasitas kelembagaan usaha kecil yaitu konsep Kompetensi Kewirausahaan Berbasis Nerworking. Kata Kunci : Kapasitas Kelembagaan, Usaha Kecil

Item Type: Article
Subjects: PROCEEDING
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Niaga 2017
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 07 Nov 2017 10:11
Last Modified: 07 Nov 2017 10:15
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/31791

Actions (login required)

View Item View Item