KAJIAN ETNOBOTANI POTENSI TANAMAN OBAT DI DESA CICADAS KABUPATEN SUBANG

RODHIKA JANNAH, 135040041 (2017) KAJIAN ETNOBOTANI POTENSI TANAMAN OBAT DI DESA CICADAS KABUPATEN SUBANG. Skripsi(S1) thesis, FKIP Unpas.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (608kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (272kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (92kB) | Preview
Official URL: http://fkip.unpas.ac.id/

Abstract

Etnobotani merupakan suatu bidang ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan tanaman. Pemanfaatan tanaman sebagai obat telah lama dikenal oleh masyarakat di Desa Cicadas secara turun temurun. Akan tetapi, di era modern ini sebagian masyarakat Desa Cicadas lebih cendrung memanfaatkan obat-obatan dari warung, dokter dan puskesmas. Walaupun demikian masyarakat Desa Cicadas masih mempertahankan budaya leluhur mereka dengan memanfaatkan tanaman sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman obat apa saja yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat Desa Cicadas Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli 2017. Metode pengambilan data dilakukan dengan WAWANCARA TERSTRUKTUR. Subyek penelitian ini adalah masyarakat Desa Cicadas. Teknik penentuan informan dengan menggunakan metode Purposive Sampling, dengan informan 30 orang. Hasil dari penelitian ini terdapat 35 spesies tumbuhan dan 24 famili. Famili yang paling banyak digunakan ada lah Zingiberaceae. Jenis penyakit yang paling banyak disembuhkan dengan tanaman obat adalah penyakit tidak menular seperti gatal-gatal, reumatik, demam, dan sakit kepala. Organ tanaman obat yang paling banyak digunakan adalah daun. Cara memperoleh tanaman obat yang paling banyak dengan cara mengambil dipekarangan rumah (18 spesies). Cara pengolahan tanaman obat paling banyak adalah dengan cara direbus (71%). Cara penggunaan tanaman obat paling banyak adalah dengan cara diminum airnya (71%). Dan sumber informasi masyarakat Desa Cicadas menggunakan tanaman obat adalah secara turun temurun (79%). Kata Kunci - Etnobotani, Tanaman Obat, dan Desa Cicadas.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Biologi 2017
Depositing User: mr Bayu Anggi Pranata
Date Deposited: 20 Oct 2017 03:22
Last Modified: 20 Oct 2017 03:22
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/31091

Actions (login required)

View Item View Item