PENGARUH KERJASAMA INDONESIA-KOREA SELATAN PADA BIDANG INDUSTRI BAJA TERHADAP EKONOMI NASIONAL INDONESIA

PARIDA, 132030169 (2017) PENGARUH KERJASAMA INDONESIA-KOREA SELATAN PADA BIDANG INDUSTRI BAJA TERHADAP EKONOMI NASIONAL INDONESIA. Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img] Text
1.Cover Depan.docx

Download (56kB)
[img] Text
3.Abstrak sunda.docx

Download (14kB)
[img] Text
2.Abstrak Inggris.docx

Download (16kB)
[img] Text
4.Abstrak Indonesia.docx

Download (14kB)
[img] Text
13.Daftar Pustaka.docx

Download (19kB)
[img] Text
8.Lembar Pengesahan.docx

Download (14kB)

Abstract

Korea Selatan merupakan salah satu mitra strategis yang penting bagi Indonesia, kerjasama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan dimulai dengan penandatanganan Joint Declaration Strategic Partnership oleh Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Korea Selatan Roh Moo Hyun pada tanggal 4 Desember 2006 di Jakarta. Industri baja termasuk pada industri logam dasar, yang merupakan industri strategis karena memainkan peranan yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Industri ini sebagai mother of industri, atau pendukung dari industri yang lain seperti otomotif dan infrastruktur. Industri baja merupakan pemasok bahan-bahan vital pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, rel kereta api, kapal laut, transportasi dan alat-alat kebutuhan pertanian yaitu cangkul dan golok. Industri baja terbesar di Indonesia adalah PT.Krakatau Steel (Persero) Tbk milik BUMN yang berlokasi di Cilegon Banten, perusahaan ini telah berkontribusi pada pembangunan infrastruktur di Indonesia, karena potensi pasar industri baja didalam negeri yang sangat strategis membuat banyak perusahaan asing kelas dunia yang berinvestasi di Krakatau Steel. Salah satunya perusahaan industri baja asal Korea Selatan yaitu Pohang Steel and Iron Cooperation (POSCO) yang telah bekerjasama selama 8 tahun dari mulai 2008 sampai saat ini. Posco merupakan perusahaan steelmaker ke-4 in the world, yang memproduksi 41,9 juta ton pertahun pada 2015. Setelah adanya industri baja Krakatau Posco telah banyak memberikan kontribusi terhadap masyarakat Indonesia khususnya disekitar kawasan Cilegon Banten, mulai dari konsumsi baja negara yang meningkat, impor dan pengangguran serta tingkat kemiskinan yang berkurang. Selain itu program Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN) yang terus dikampanyekan oleh pemerintah mulai terlihat hasilnya hal itu karena komitmen pemerintah Indonesia yang terus merangsang investor untuk berinvestasi pada sektor industri baja di Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan pada bidang industri baja terhadap ekonomi nasional Indonesia. Metode yang digunakan oleh penulis adalah Analisis Deskriptif, dimana metode ini menjelaskan, mendeskripsikan, dan menganalisis gejala fenomena yang didasarkan dari hasil pengumpulan data dari berbagai sumber-sumber yang berupa buku referensi. Sedangkan pengumpulan data dari penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif. Kata Kunci : Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan, Industri Baja, Ekonomi Nasional, PT.Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2017
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 10 Jun 2017 04:36
Last Modified: 10 Jun 2017 04:36
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/27854

Actions (login required)

View Item View Item