Optimalisasi Formula Nugget Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Dengan Bahan Pengisi Tepung Kedelai dan Tepung Tapioka Menggunakan Aplikasi Design Expert Metode D-Optimal”.

AULIA RAHMANI, Alumni and SUPLI EFFENDI, DS and Ina Siti Nurminabari, Ds (2017) Optimalisasi Formula Nugget Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Dengan Bahan Pengisi Tepung Kedelai dan Tepung Tapioka Menggunakan Aplikasi Design Expert Metode D-Optimal”. Fakultas Teknik Unpas.

[img] Text
DEMI ST (sidang).docx
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://teknik.unpas.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan negeri agraris yang kaya akan sumber daya alam yang melimpah, tetapi kurangnya sumber daya manusia yang memadai membuat sumber daya alam tidak termanfaatkan secara maksimal, salah satunya tumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang kaya akan nutrisi dan manfaat bagi tubuh manusia. Oleh karena itu diperlukan diversifikasi produk pangan dengan pemanfaatan bahan lokal tersebut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi terbaik produk nugget jamur tiram putih dengan bahan pengisi tepung kedelai dan tepung tapioka menggunakan program design expert metode D-optimal. Penelitian yang dilakukan meliputi dua tahap yaitu penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk menentukan fungsi dan tujuan penelitian dan menetukan batas atas dan batas bawah. Selanjutnya penelitian utama yang bertujuan untuk memperoleh optimalisasi formula nugget jamur tiram putih, tepung kedelai dan tepung tapioka menggunakan program design expert 7.0 metode d- optimal. Formulasi optimal yang telah diprediksikan oleh program dengan jumlah jamur tiram putih sebesar 54,43%, tepung kedelai sebesar 22,50%, tepung tapioka sebesar 3,06%, dan bahan lainnya yaitu variabel tetap garam 1,50%, merica bubuk 0,5%, telur ayam 8,25%, bawang putih 1,50%, bawang bombay 1,25%, dan air 7%. Formula tersebut diprediksikan oleh program dengan kadar protein 5,31%; kadar lemak 2,18%; kadar serat kasar 3,06%; nilai respon rasa 4,63; aroma 4,48; dan tekstur 4,28. Berdasarkan formulasi optimal yang ditawarkan oleh program kemudian dibandingkan dengan analisis laboratorium maka dapat dibuktikan dari nilai desirability (ketepatan) dengan nilai 0,854 bahwa selisih antara hasil analisis yang ditawarkan dari program dengan analisis laboratorium yang tidak begitu jauh. Kata kunci : jamur tiram putih, nugget jamur tiram putih, optimalisasi formula, desirability

Item Type: Article
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pangan 2017
Depositing User: Irwan Kustiawan
Date Deposited: 11 Mar 2017 05:20
Last Modified: 11 Mar 2017 05:20
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/26984

Actions (login required)

View Item View Item