PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG LISENSI GAME BERBASIS ONLINE BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA

WOWO HERMAWAN, NPM. 121000268 (2017) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG LISENSI GAME BERBASIS ONLINE BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Hukum Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
D. DAFTAR ISI.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
F. BAB I.pdf

Download (390kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB II.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB III.pdf

Download (226kB) | Preview
[img] Text
I. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[img] Text
J. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (60kB)
[img]
Preview
Text
K. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (110kB) | Preview

Abstract

Kehadiran internet sebagai media informasi multimedia mengakibatkan berbagai karya digital dapat diperbanyak dan disebarluaskan ke seluruh dunia dalam waktu yang sangat singkat, tidak heran internet diibaratkan sebagai wadah yang dipenuhi dengan hak milik intelektual, khususnya hak cipta. Program komputer (software) merupakan salah satu karya cipta yang dilindungi oleh undang – undang, yaitu Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Bentuk dari program komputer semakin hari semakin berkembang, salah satu bentuknya dalah game online. Sebagai hak milik, hak cipta dapat pula dialihkan oleh penciptanya atau yang berhak atas ciptaan itu. Hak cipta dapat dialihkan kepada perorangan atau badan hukum. Salah satu cara pengalihan hak cipta dikenal dengan nama lisensi hak cipta atau dikenal juga dengan perjanjian lisensi. Memang tak dapat dipungkiri bahwa makin meluasnya penggunaan teknologi komputer memungkinkan setiap individu di seluruh dunia untuk menggandakan software tanpa diketahui oleh pemilik hak cipta sehingga pembajakan software sulit untuk diawasi dan ditindak, terutama pembajakan game online. Karena para pembajak ini dapat meraup keuntungan dengan membuat game online yang content nya sama persis tetapi hanya dibedakan dari nama dan sistemnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis – normatif yang bersifat deskriptif, Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara studi kepustakaan (Library Research). Lalu data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis mengunakan analisis yuridis – normatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis mengenai suatu permasalahan yang dikaji. Berdasarkan hasil penelitian, untuk mengatasi permasalah hak cipta pada era digital pemerintah harus melakukan perubahan Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta agar memberikan perlindungan serta kepastian hukum pelaksanaan hak cipta yang meliputi pencantuman secara tegas mengenai hak ekonomi sebagai salah satu hak ekslusif dan penambahan ketentuan mengenai huubungan pihak ketiga dengan pencipta dan pemegang lisensi hak cipta. Sengketa Hak Cipta dapat diselesaikan dari segi pidananya terlebih dahulu dan tidak tertutup kemungkinan pihak korban akan menyelesaikan dari segi perdatanya, selain melalui jalur litigasi, para pihak yang bersengketa juga dapat menempuh proses hukum melalui jalur non-litigasi. Kata kunci : Perlindungan hukum, lisensi, game online

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2017
Depositing User: Ramadhan S -
Date Deposited: 31 Jan 2017 07:00
Last Modified: 31 Jan 2017 07:00
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/15502

Actions (login required)

View Item View Item