USULAN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL MENENGAH PADA SUB SEKTOR KERAJINAN DI KABUPATEN MAJALENGKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMADM-SAW DAN MATRIK SWOT

MOCHAMAD IQBAL FIRMANSYAH, 113010130 and Tjutju Tarliah.D, DS and Putri Mety Zalindan, DS (2016) USULAN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL MENENGAH PADA SUB SEKTOR KERAJINAN DI KABUPATEN MAJALENGKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMADM-SAW DAN MATRIK SWOT. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Teknik Unpas.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (454kB) | Preview
Official URL: http://teknik.unpas.ac.id

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses saat pemerintah daerah dan masyarakat mengelola sumberdaya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi) dalam wilayah tersebut. Dalam setiap upaya pembangunan ekonomi daerah mempunyai tujuan utama, yaitu meningkatkan jumlah dan jenis peluang kerja untuk masyarakat daerah. Untuk mencapai tujuan tesebut, pemerintah daerah dan masyarakat harus bersama-sama mengambil inisiatif untuk pembangunan daerah. (Lincolin Arsyad, 1999). Kabupaten Majalengka sebagai salah satu daerah otonom yang memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, memiliki kewenangan yang luas untuk mengelola, merencanakan dan memanfaatkan potensi ekonomi secara optimal, yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Majalengka. Untuk mencapai ekonomi yang optimal maka sektor industry pengolahan menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekonimi yang optimal. Potensi industry kecil menengah (IKM) diKabupaten Majalengka sangat besar oleh karena itu hal ini perludipertahankan dan dikembangkan sub sektor menjadi focus penelitian saat ini adalah sub sektor kerajinan. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah belum adanya data yang menunjukan tentang komoditi unggulan pada sub sektor kerajinan di Kabupaten Majalengka. Dalam menentukan stategi pengembangan yang tepat pada sub sektor kerajinan di Kabupaten Majalengka akan memakan waktu yang lama apabila dilakukan kepada setiap jenis komoditi sub sektor kerajinan yang ada saat ini oleh karena itu penentuan strategi pengembangan dimulai dari komoditi unggulan. Model pemecahan masalah penentuan komoditi unggulan pada sub sektor kerajinan menggunakan metode FMADM-SAW (Fuzzy Multiple Attribute Decision making- Simple Additive Weighting) serta memberikan usulan strategi pengembangan menggunakan metode Matrik SWOT (Strengths Weakneese Opportunity Threat) Dalam penelitian ini diperoleh komoditi unggulan sub sektor Kerajinan di Kabupaten Majalengka adalah Anyaman Rotan dan strategi pengembangan yang dapat diterapkan khususnya pada komoditi anyaman rotan adalah Strategi Progresif.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri 2016
Depositing User: Irwan Kustiawan
Date Deposited: 24 Mar 2016 07:13
Last Modified: 24 Mar 2016 07:13
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/1472

Actions (login required)

View Item View Item