STRATEGI DAYA SAING INDONESIA MENGHADAPI EKSPANSI PASAR CINA DALAM KONTEKS ASEAN – CHINA FREE TRADE AREA (ACFTA)

Viska Trisna Dewi, 122030079 (2016) STRATEGI DAYA SAING INDONESIA MENGHADAPI EKSPANSI PASAR CINA DALAM KONTEKS ASEAN – CHINA FREE TRADE AREA (ACFTA). Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (418kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (629kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (607kB) | Preview

Abstract

Perkembangan globalisasi dunia dan pola hubungan antar Negara yang secara umum memperlihatkan jarak antar satu Negara dengan Negara lain yang menurun, membuat semakin terbukanya perdagangan antar Negara dan meningkatnya akses pasar produk ke Negara lain. Keterbukaan ekonomi dan perdagangan memberikan konsekuensi dua hal secara sekaligus, yaitu tantangan dan peluang. Semakin terbukanya perdagangan antar suatu Negara dengan Negara lainnya dapat memberikan peluang meningkatnya akses pasar produk dalam negeri di pasar internasional sekaligus juga tantangan terhadap daya saing suatu Negara. Hal yang menarik perhatian penulis untuk meneliti penelitian ini adalah apa yang menyebabkan produk Indonesia kalah dengan produk Cina, bagaimana dampak ACFTA bagi perekonomian Indonesia dan apa saja strategi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan daya saing global Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana antisipasi pemerintah RI untuk menghadapi dominasi pasar Cina di pasar Nasional setelah perjanjian ACFTA. Selanjutnya secara praktis penelitian ini diharapkan berguna dan bagi para pembuat keputusan dan kalangan pendidikan serta kalangan masyarakat pada umumnya. Metode yang digunakan dalam suatu fenomena penelitian ini adalah metode deskriptif yang bertujuan menggambarkan dan menganalisis mengenai daya saing pemerintah Indonesia dalam menghadapi ekspansi pasar Cina. Deksriptif adalah untuk menjawab pertanyaan siapa, apa, dimana, kapan atau berapa, jadi merupakan upaya melaporkan apa yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah setelah perjanjian ACFTA berlangsung, tidak memberikan dampak positif yang lebih bagi Indonesia hal ini lebih menguntungkan Cina, sehingga Cina dapat dengan mudah mendominasi di pasar nasional, fenomena ini mengharuskan pemerintah untuk menyusun strategi menghadapi pasar Cina agar tidak matinya industri tanah air. Kata kunci : Perdagangan bebas, ekonomi internasional, kerjasama Indonesia Cina, strategi daya saing, ACFTA

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2016
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 30 Sep 2016 17:23
Last Modified: 30 Sep 2016 17:23
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/13437

Actions (login required)

View Item View Item