PENGARUH FENOMENA ANTI-ISLAM DI PARLEMEN TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI BELANDA

Muhammad Ridwan Erdiansyah, 122030051 (2016) PENGARUH FENOMENA ANTI-ISLAM DI PARLEMEN TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI BELANDA. Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img]
Preview
Text
COVER PDF.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK PDF.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA PDF.pdf

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I PDF.pdf

Download (525kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II PDF.pdf

Download (298kB) | Preview

Abstract

Fenomena Anti-Islam di Eropa menyebar keseluruh bagian-bagian Negara Eropa yang termasuk Belanda, diskriminasi terhadap Islam di Belanda bukan hanya dilakukan oleh masyarakat sipilnya saja, namun melibatkan anggota parlemen terutama oleh seorang politisi bernama Geert Wilders. Anti-islam dan Anti-Imigran di Belanda memberikan dampak negative terhadap perkembangan Islam di Belanda, banyaknya kejadian yang menyudutkan Islam sebagai teroris menambah buruknya citra Islam dikalangan masyarakat Belanda terutama pasca adanya peristiwa 11 september 2001 di Amerika Serikat atau sering disebut dengan peristiwa 9/11. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perkembangan agama Islam di Belanda dan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana fenomena anti-islam yang dilakukan oleh anggota Parlemen Belanda serta untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana strategi dan kebijakan pemerintah Belanda terhadap kerukunan beragama di Belanda . Sedangkan manfaat atau kegunaan penelitian ini secara teoritis, diharapkan dapat memberikan informasi bagi mahasiswa jurusan ilmu hubungan internasional dan masyarakat luas serta dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya mengenai fenomena anti-islam di parlement Belanda serta diharapkan dapat memberikan informasi bagi para masyarakat tentang betapa pesatnya perkembangan Islam di Eropa terutama di Belanda sejak dulu hingga kini dan betapa masyarakat muslim di Benua Eropa melakukan perjuangan yang sulit demi memperjuangkan agama islam di sana khususnya di Belanda Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif analisis dan deskriptif serta menggunakan metode penelitian historis. Metode penelitian kualitatif sendiri lebih menekankan aspek pencarian makna dibalik kenyataan empiris dan realitas sosial yang ada sehingga pemahaman yang mendalam akan realitas sosial tersebut dapat tercapai. Pada akhirnya penelitian kualitatif menjadi lebih mudah dipahami sebagai metode di mana datanya dapat berupa pernyataan-pernyataan. dan data yang dihasilkan pun berupa data deskriptif mengenai subjek yang diteliti, yaitu kata-kata baik tertulis maupun lisan. Serta metode historis sendiri digunakan digunakan untuk mengungkapkan peristiwa atau kejadian pada masa lalu, untuk memberikan interpretasi dari trend yang naik-turun dari suatu status keadaan di masa lampau untuk memperoleh suatu generalisasi yang berguna untuk memahami kenyataan sejarah, membandingkan keadaan sekarang dan dapat meramalkan yang akan dating. Penelitian ini memaparkan bagaimana Pengaruh Fenomena Anti-Islam Di Parlemen Terhadap Perkembangan Islam Di Belanda Kata Kunci: Politik, Anti-Islam Dan Parlemen Belanda.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2016
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 15 Sep 2016 13:18
Last Modified: 15 Sep 2016 13:18
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/12055

Actions (login required)

View Item View Item